NaR9Nax9LWVcLGx7LGB6LGJ4NTcsynIkynwdxn1c
Soleh: Menulis untuk Dakwah Butuh Istiqamah

Soleh: Menulis untuk Dakwah Butuh Istiqamah


PENERBIT IRFANI, DEPOK - Menulis adalah keterampilan yang harus dilatih terus-menerus. Hal inilah yang dilakukan MTT PDM Kota Depok dan MTK PDA Kota Depok pada Ahad (2/3/2025). Pelatihan menulis artikel populer ini memfokuskan penulisan artikel sebagai syiar Islam.

"Menulis itu harus istiqamah. Kita harus latihan terus-menerus," ujar Ahmad Soleh kepada peserta pelatihan.

Dalam rangka syiar di era digital, kata dia, kita dapat memanfaatkan berbagai platform, seperti media sosial atau website. "Media online dapat menjadi salah satu wadah kita menyebarkan tulisan. Namun, menulis di media online ada hal-hal yang harus diperhatikan," ujarnya.

Di antara hal yang harus diperhatikan, yaitu jenis tulisan, gaya penulisan, dan konten pembahasannya. "Untuk konten pembahasan, saya yakin ustaz-ustazah sudah memiliki bekal ilmu yang cukup maka saya akan membagikan bagaimana cara mengemasnya dalam bentuk artikel populer," ungkap Direktur Penerbit Irfani tersebut.

Ada enam jenis artikel populer yang bisa mewadahi ide para penulis. Adapun jenis artikel tersebut sebagai berikut:

  1. Artikel how-to: Artikel yang bertujuan memberi tahu pembaca (informatif) mengenai cara, langkah, atau proses. Misalnya, “Cara Berwudhu Sesuai Tuntunan Tarjih”
  2. Listikel: Artikel yang menyajikan informasi dalam bentuk daftar-daftar. Misalnya, “9 Alasan Mengapa Muhammadiyah Memilih Hisab”
  3. Artikel FAQ: Artikel yang menyajikan informasi berupa jawaban atas pertanyaan pembaca.
  4. Artikel naratif: Artikel yang menyajikan informasi dengan bercerita. Biasanya pesan disampaikan dengan inspirasi atau hikmah yang tersirat.
  5. Artikel opini: Artikel yang menyajikan informasi objektif tentang suatu persoalan yang dibahas dengan argumentatif dan persuasif.
  6. Artikel ilmiah: Artikel yang disajikan dengan memenuhi kaidah ilmiah dan ditulis dengan tujuan ilmiah atau akademik.
Ahmad Soleh juga menjelaskan, menulis artikel populer dalam media online terutama pada tiga jenis, yakni artikel how-to, listikel, dan artikel opini. "Ketiga jenis artikel itu dapat kita gunakan dalam rangka syiar dakwah. Sedangkan artikel FAQ tidak semua media memiliki rubriknya, tetapi jika media online yang kita tuju memang memiliki rubrik tersebut, contohnya majalah Suara Muhammadiyah, kita dapat juga menggarap artikelnya," ujarnya.

Tips agar Menarik

Artikel yang baik harus memiliki judul yang menarik dan paragraf pertama yang memikat. "Kenapa begitu? Judul itu ibarat gerbang, paragraf pertama ibarat pintu, jika keduanya membuat pembaca tertarik mereka akan masuk ke dalam tulisan kita, tapi jika tidak mungkin tulisan kita hanya akan di-skip," katanya menjelaskan.

Cara membuat judul yang menarik, secara umum yaitu dengan membuat judul yang ditulis dengan jelas dan tidak terlalu panjang. "Judul harus merepresentasikan isinya, jangan sampai judulnya apa, tapi isinya apa," katanya.

Selain itu, yang membuat tulisan dapat bersaing di media online adalah topiknya. Topik sebuah tulisan diharapkan spesifik pada pembahasan. "Semakin spesifik topik tulisan akan semakin baik," ujarnya.

Komentar

Formulir Pemesanan via Whatsapp