IRFANIBUKU.COM - UNDANGAN MENULIS: BERPUISI-DONASI UNTUK PALESTINA
“Selama kemerdekaan bangsa Palestina belum diserahkan kepada orang-orang Palestina, maka selama itulah bangsa Indonesia berdiri menantang penjajahan Israel.”
—Bung Karno, Presiden pertama RI
Mengikuti perkembangan peristiwa di Palestina belakangan ini, di mana terdapat penyerangan brutal oleh militer Israel di Al Aqsha dan Jalur Gaza yang mengakibatkan ratusan korban jiwa berjatuhan dan ratusan korban luka-luka, termasuk puluhan anak yang menjadi korban kekejaman Israel. Maka, kami mengajak kawan-kawan para penulis, pegiat literasi, mahasiswa, dan masyarakat Indonesia sekalian untuk berpuisi-donasi.
Kawan-kawan bisa mengirimkan donasi dalam bentuk karya puisi, uang tunai, maupun keduanya. Untuk donasi dalam bentuk uang tunai, bisa ditransfer ke nomor rekening: 094801003988500 BRI a.n SUGENG RIYANTO atau GOPAY ke 085717051886 a.n AHMAD SOLEH. Jangan lupa lakukan konfirmasi dengan melampirkan bukti transfer ke WA 085717051886.
Ketentuan Penulisan dan Pengiriman Puisi
Adapun untuk donasi puisi bisa dikirimkan karya puisi sesuai dengan ketentuan berikut ini.
· Orisinal, tidak plagiat.
· Sesuai dengan tema: "Seruan Perdamaian Dunia dan Kemerdekaan untuk Palestina"
· Kirim dalam bentuk Word ke email: ashshaleh18@gmail.com atau ke WA 085717051886.
· Panjang puisi bebas, boleh mengirim lebih dari 1 judul.
· Sertakan nama lengkap, atribusi, dan kontak WA/email di bagian bawah puisi.
· Deadline pengiriman puisi tanggal 25 Mei 2021 pukul 23.59 WIB.
Puisi akan Dibukukan, Hasilnya 100% Didonasikan
Puisi yang terhimpun akan diterbitkan menjadi buku antologi dan dijual dalam bentuk buku digital (PDF) dan cetak ber-ISBN. 100% hasil penjualan buku akan didonasikan kepada warga Palestina yang terdampak penyerangan Israel.
Kami berharap, semoga ikhtiar ini menjadi amal jariyah bagi kita semua dalam rangka membela kemanusiaan dan tegaknya perdamaian di dunia ini.
Berdonasi dengan Membeli Buku
#MenulisUntukKebaikan
#MenulisUntukKemanusiaan
Contact Person:
085717051886 (Ahmad Soleh)